Resensi

Mengingatkan kembali : Modus Penipuan di ATM

Posted on


 

 

Tambahan dari Saya :

Selalu simpan no kontak bank yang Anda gunakan, supaya kalau terjadi apa-apa bisa memperkecil resiko ketipu

Penipu Besar Itu Bernama Foke

Posted on


1340397596165547636

Jakarta setara dengan Kuala Lumpur? 12 tahun di KL, saya nggak pernah melihat gembel seperti di gambar ini (sumber: http://www.jakartahotnews.com)

 

Dalam rapat paripurna DPRD Jakarta kemarin (22/6), Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo membanggakan prestasi Jakarta yang dianggapnya setara dengan kota-kota besar dunia lainnya. Ini ucapan Foke seperti dikutip oleh detikcom:

“Menurut data yang dirilis UNDP, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Indonesia Kota Jakarta berada pada kelompok high human development. Sejajar dengan kota Rio de Janeiro, Beijing, Guangdong dan Kuala Lumpur.”

Dari mana Foke mencomot data ini? Setahu saya Program Pembangunan PBB (UNDP) tidak pernah mengeluarkan data Indeks Pembangunan Manusia (IPM) atauHuman Development Index (HDI) untuk setiap kota di Indonesia dan membandingkannya dengan kota-kota lain di dunia. Saya jadi bertanya-tanya data apa yang digunakan oleh Foke.

Keheranan saya terjawab dengan pernyataan Foke selanjutnya:

Baca entri selengkapnya »

Dokter di Negara maju Pelit? Tanya kenapaa

Posted on


Sebagian Alasan Kenapa Dokter Dokter Di Negara negara Maju “pelit” Kasih Obat ke Anak yang Sakit ?

** Dimana letak Salahnya?**

Malik tergolek lemas. Matanya sayu. Bibirnya pecah-pecah. Wajahnya kian tirus. Di mataku ia berubah seperti anak dua tahun kurang gizi. Biasanya aku selalu mendengar celoteh dan tawanya di pagi hari. Kini tersenyum pun ia tak mau. Sesekali ia muntah. Dan setiap melihatnya muntah, hatiku …tergores-gores rasanya. Lambungnya diperas habis-habisan seumpama ampas kelapa yang tak lagi bisa mengeluarkan santan. Pedih sekali melihatnya terkaing-kaing seperti itu.

Waktu itu, belum sebulan aku tinggal di Belanda, dan putraku Malik terkena demam tinggi. Setelah tiga hari tak juga ada perbaikan aku membawanya ke huisart (dokter keluarga) kami, dokter Knol namanya.

“Just wait and see. Don’t forget to drink a lot. Mostly this is a viral infection.” kata dokter tua itu.

“Ha? Just wait and see? Apa dia nggak liat anakku dying begitu?” batinku meradang. Ya…ya…aku tahu sih masih sulit untuk menentukan diagnosa pada kasus demam tiga hari tanpa ada gejala lain. Tapi masak sih nggak diapa-apain. Dikasih obat juga enggak! Huh! Dokter Belanda memang keterlaluan! Aku betul-betul menahan kesal.

“Obat penurun panas Dok?” tanyaku lagi.
“Actually that is not necessary if the fever below 40 C.”

Waks! Nggak perlu dikasih obat panas? Kalau anakku kenapa-kenapa memangnya dia mau nanggung? Kesalku kian membuncah.
Tapi aku tak ingin ngeyel soal obat penurun panas. Sebetulnya di rumah aku sudah memberi Malik obat penurun panas, tapi aku ingin dokter itu memberi obat jenis lain. Sudah lama kudengar bahwa dokter disini pelit obat. Karena itu aku membawa setumpuk obat-obatan dari Indonesia, termasuk obat penurun panas.
Dua hari kemudian, demam Malik tak kunjung turun dan frekuensi muntahnya juga bertambah. Aku segera kembali ke dokter. Tapi si dokter tetap menyuruhku wait and see. Pemeriksaan laboratorium baru akan dilakukan bila panas anakku menetap hingga hari ke tujuh.
Baca entri selengkapnya »

Tiket kereta H-90

Posted on


Bagi yg blm tahu, tiket kereta dapat dipesan H-90 dari yg sebelumnya H-40.

 

JAKARTA. Mulai Kamis, 8 Maret 2012, PT Kereta Api Indonesia (Persero) (KAI) memberlakukan penjualan Tiket Kereta Api sampai dengan H-90 (90 hari sebelum keberangkatan) atau 3 bulan sebelumnya. Sehingga bagi pelanggan atau calon penumpang bisa membeli tiket KA untuk perjalanan hingga 90 hari mendatang. Ketentuan tersebut hanya berlaku untuk Kereta Api kelas Eksekutif, Bisnis dan Ekonomi komersial jarak jauh dan menengah.

Selain itu PT KAI menerapkan ketentuan untuk satu tiket KA hanya berlaku untuk satu orang penumpang. Direktur Komersial PT KAI, Sulistyo Wimbo Hardjito mengatakan bahwa pemberlakuan pembelian tiket KA H-90, merupakan salah satu upaya PT KAI (Persero) dalam meningkatkan pelayanan, khususnya kemudahan dan keleluasaan bagi calon penumpang KA dalam memperoleh tiket, selain itu calon penumpang lebih fleksibel dalam merencanakan perjalanan sesuai keinginan.

Sebagai informasi tambahan, tiket kereta api kelas komersial sudah dapat dibeli H-90 di tempat-tempat yang telah ditentukan, antara lain melalui Contact Centre 121 dengan menekan angka 121 dari telepon rumah atau 021-121 dari telepon genggam, Agen-agen, Toko Indomaret, Kantor Pos dan lain-lain.

Untuk sementara tiket KA kelas ekonomi non komersial dapat dibeli H-7 di stasiun online. “Pemberlakuan ketentuan 1 (satu) tiket hanya untuk satu calon penumpang, untuk itu bagi calon penumpang wajib menyertakan copy identitas diri saat melakukan transaksi tiket KA, dengan demikian diharapkan bisa membantu dalam mempersempit ruang gerak percaloan tiket KA ”, ujar VP Public Relations PT KAI (Persero), Sugeng Priyono.

Dalam rangka meningkatkan pelayanan, keamanan dan ketertiban, PT KAI (Persero) tetap konsisten melakukan kebijakan–kebijakan antara lain boarding pass di stasiun-stasiun keberangkatan, yakni hanya penumpang yang telah memiliki tiket diizinkan masuk peron stasiun, pemberlakuan pembatasan kapasitas angkut maksimal 100% untuk KA jarak jauh dan KA jarak menengah tertentu serta tidak menjual tiket tanpa tanda nomor tempat duduk (tiket berdiri), larangan merokok di atas semua kelas KA, dan larangan pedagang asongan berjualan di atas KA.

Streaming Radiokampus ITB

Posted on Updated on


Radio Kampus ITB

http://www.radiokampusitb.com

‘Mencoba Berpikir Belajar dan Berbuat’

Halo kakak-kakak teman-teman semua. Pastinya udah tau kan kita udah punya website baru http://www.radiokampusitb.com

Nah cuma mau ngajak temen-temen semua buat sama-sama mendengarkan Radio Tercinta kita ini.

Caranya gimana? Ini dijelaskan sedikit, malu juga klo crew sendiri ga ngerti gimana streamingnya 😀 hehe

Jadi ini dia caranya

1. Streaming via web

Ini cara yang paling gampang. tinggal ketik http://www.radiokampusitb.com di browser udah deh radionya langsung autoplay

2. Streaming via media player

Nah ini buat yang mau muter via media player kita bisa download .m3u atau .pls nya di website. buka aja streaming trus klik aja nanti langsung otomatis download

3. Streaming via NUX Radio

– pertama buat ID Nux dulu, ini linknya http://id.ibnux.com/

– download Aplikasi NUX Radio via bb app world/apple store/android market. atau kalau ngak temen-teman bisa buka link ini http://bb.radiointernetindonesia.com/ via mobile phonenya

– searching aja ‘ Radio Kampus ITB’

– jadiin favorit kalo mau gampang (biar ga usah nyari2 lagi) streamingnya cukup lancar untuk 2G dan 3G

4. streaming via TuneIn

– hampir sama sepertii nux tapi ga perlu bikin IDnya. disarankan buat yang punya iphone pakainya tunein soalnya lebih nyambung. trus downloadnya sama via apple store, bb app world, atau android market.

– search ‘Kampus’ soalnya kalo search radio kampus itb nanti gak dapet-dapet :D, trus klik Radio Kampus ITB 😀

Oiya kita sengaja membuat streaming HQ soalnya dilihat dari kebutuhan, di Bandung sendiri lebih banyak pendengar yang stay di kos-kosan dan bandung ga semacet Jakarta. Jadinya kita HQ soalnya biar streamingnya enak didengar via laptop. kalo di jakarta beda lagi. emang orang-orang banyak stak di jalanan dan membuat kita emang harus buat streaming low quality (cem prambors) biar bisa didenger lancar via hape walupun sinyalnya cuma GPRS. (menjawab pertanyaan beberapa pendengar kenapa ga di low qualityin aja)

Terima kasih teman-teman

 

RADIO KAMPUS ITB 107.7 FM

Mencoba Berpikir Belajar dan Berbuat’
Gedung Achmad Bakrie Lt.4

Institut Teknologi Bandung
Jl. Ganesha No. 10
Jawa Barat, Bandung 40132
http://www.radiokampusitb.com

Diproteksi: File-File PKM (ITB Only :p)

Posted on Updated on


Konten ini diproteksi dengan password. Untuk melihatnya cukup masukkan password Anda di bawah ini:

Palembang Kota Terbersih se-Asia Tenggara

Posted on Updated on


Selain pempeknya enak, kota ini juga bersih lho. I love my hometown..

KOTA Palembang menorehkan lagi prestasi tingkat dunia dengan menyabet predikat sebagai kota terbersih yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan se-Asia Tenggara (ASEAN Environmentally Sustainable City Award). Rencananya penghargaan diterima langsung Walikota Palembang H Eddy Santana Putra di Pnom Penh, Kamboja, hari ini.

Eddy Santana yang mengajak serta beberapa pimpinan media lokal –termasuk Pemred Sriwijaya Post, Hadi Prayogo– juga akan menjadi salah satu pembicara dalam acara tersebut. Selain Palembang yang masuk nominasi adalah Kota Surabaya, Jawa Timur.

Piala ASEAN Environmentally Sustainable City Award, hadiah yang diadakan sebagai salah satu cara meningkatkan lingkungan hidup di kawasan negara-negara ASEAN. Dan kebersihan termasuk satu dari 13 kriteria tujuan wisata yang disusun oleh World Economic Forum, salah satu lembaga dunia bergengsi yang didirikan pada tahun 1971.

Bagaimana cara Kota Palembang membersihkan kotanya? Dulu boleh saja Palembang dicap sebagai salah satu kota paling kotor, khususnya di area Pasar Tradisional 16 Ilir dan wilayah Jembatan Ampera tapi sekarang dapat dilihat kedua wilayah tersebut telah disulap menjadi sebuah ruang terbuka dengan taman-taman kota yang cukup meneduhkan di tengah terik matahari, Benteng Kuto Besak (BKB) yang dahulu terkenal kotor dan rawan kini justru menjadi tempat favorit untuk berbagai konser dan pameran besar.

Dan tentu saja keberhasilan sebagai penyelenggara SEA Games ke-26 di Jakabaring Sport City yang digagas Gubernur Sumsel H Alex Noerdin, menjadi nilai plus bagi Palembang.
Saat ini Pemkot Palembang bekerjasama dengan Sriwijaya Post dan Yamaha membikin lomba kampung ramah lingkungan, juga lomba taman di sudut jalan Palembang.
Baca entri selengkapnya »