THREAD OpenSPARC T1

Posted on


Salah satu yang membuat OpenSPARC T1 menarik untuk dipelajari adalah desain ini fokus pada penggunaan Thread-Level Parallelism (TLP) daripada Instruction-Level Parallelism (ILP). Dengan demikian, throughput prosesor akan lebih tinggi karena dioptimasi pada multiple core dan multithreading.

Akan dilakukan switching ke thread yang baru tiap clock-cycle. Thread akan memasuki state idle jika terjadi pipeline delay atau cache miss pada penjadwalan. Proses hanya akan memasuki state idle jika keempat thread sedang idle atau stall.

Di dalam buku Computer architecture : a quantitative approach (Fourth Edition) karangan John L. Hennessy dan David A. Patterson hal. 253 dicantumkan hasil benchmark prosesor  T1 menggunakan 3 sever-oriented benchmarks yaitu TPC-C, SPECJBB (the SPEC Java Business Benchmark) dan SPECWeb99. SPECWeb99 benchmark hanya menjalankan versi 4 core prosesor T1 karena tidak bisa menjalankan versi lengkap 8 core dan 32 threads. Sedangkan 2 benchmark lainnya mampu menjalankan versi lengkap prosesor T1.

Gambar 1. Hasil benchmark prosesor OpenSPARC T1 berdasarkan CPI dan ICP

Gambar 1 menunjukkan Clock Per Instruction (CPI) dan Instruction Per Clock (ICP, merupakan invers dari CPI) per thread dan per core. Nilai ideal CPI per core adalah 1. IPC efektif untuk prosesor  T1 didapat dengan membagi CPI per core dengan 8.

Iklan

One thought on “THREAD OpenSPARC T1

    watch full movies online said:
    1 Oktober, 2010 pukul 6:02 am

    Great Post!…

    […] I found your entry interesting thus I’ve added a Trackback to it on my weblog 🙂 […]…

Apa komentarmu?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s