Seorang pria bertemu dengan seorang gadis di sebuah pesta, si Gadis tampil luar biasa cantiknya, banyak lelaki yang mencoba mengejar si Gadis. Sedangkan si Pria sebetulnya tampil biasa saja dan tak ada yang begitu memperhatikan dia, tapi pada saat pesta selesai dia memberanikan diri mengajak si Gadis untuk sekedar mencari minuman hangat. Si Gadis agak terkejut, tapi karena kesopanan si Pria itu, si Gadis mengiyakan ajakannya. Dan mereka berdua akhirnya duduk di sebuah coffee shop, tapi si Pria sangat gugup untuk berkata apa-apa suasana hening ini berlangsung cukup lama, dan akhirnya si Gadis mulai merasa tidak nyaman dan berkata, “Kita pulang aja yuk…?!?”.
Pachelbel’s Canon
29 December, 2008aku sebenernya ga tau kenapa bisa begini, awalnya aku denger lagu ini dari film My sassy girl, film korea, tapi bukan versi dramanya. Ynag aku tonton versi movie. Dari situ aku nge-download lagu ini dan dengerin, ternyata asik jg. jadi aku keseringan banget denger lagu itu. Lagunya itu identik banget dengan roman. aku sering banget kalo pas belajar buat ujian, semaleman aku ngedengerin lagu itu non-stop.
Yang bikin aneh, pas tanggal 21 Desember kemarin, aku kayak jadi dihantui lagu itu coba. pas lagi ngenet, ga sengaja aku buka situs yang langsung memperdengarkan lagu itu, karena aku suka ya aku dengerin aja. Trus pas lagi jalan2 malemnya, aku ngedenger lagi lagu itu di warung makan. Aku lewat aja ngeloyor. Eh pas malemnya di rumah, tiba-tiba temenku ngidupin lagu itu lagi di kamarnya. heuhhhh…
Akhirnya, keesokan harinya. tanggal 22 Desember, aku dengan suka rela mendengarkan lagu itu, nonstop 12 jam. kamu mau dengerin juga??
sok deh..
Download
posesif
27 December, 2008apa di semesta ini yang paling kamu cintai?
hartamu?
pasanganmu?
anak-anakmu?
atau, pekerjaanmu?
rumahmu, barangkali?
bagaimana dengan, kehidupanmu?
lalu, bagaimana jika kamu mesti berpisah dengan yang kamu cintai itu?
apakah kamu merasa memilikinya?
bagaimana jika yang kamu cintai itu, juga mencintai hal lain?
apakah kamu akan mempertahankan agar yang kamu cintai itu juga hanya cinta kepadamu?
begitulah Sang Maha Posesif memperlakukan Ibrahim,
ketika kekasih-Nya itu memberikan begitu besar kecintaannya kepada Isma’il,
anak yang diidam-idamkannya selama bertahun-tahun..
dan saat Ibrahim ikhlas berniat menyembelih anaknya, Sang Maha Posesif menurunkan Rahman dan Rahim-Nya…
itulah cinta yang tinggi lagi mulia..
jadi, siapkah jika kamu dicintai juga oleh Sang Maha Posesif?
Lirik Lagu Terserah – Glenn Fredly
22 December, 2008Jangan kau ganggu hidupku lagi
Sudah jelas kini yang kau mau
Kau sakiti hati ini ’tuk ke sekian kali
Memang ku cinta namun tak begini
Di mana arti sebuah kesetiaan
Bila hanya dalam kata-kata
Ku coba untuk bertahan
Namun aku tak sanggup
Sungguh tak mampu, sayangku…
Reff :
Terserah kali ini
Sungguh aku tak ‘kan perduli
Ku tak sanggup lagi
Jalani cinta denganmu
Biarkan ku sendiri
Tanpa bayang-bayangmu lagi
Ku tak sanggup lagi
Mulai kini s’mua terserah…
Di mana arti sebuah kesetiaan
Bila hanya dalam kata-kata
Ku coba untuk bertahan
Namun aku tak sanggup
Uwoooooo…
Reff :
Terserah kali ini
Sungguh aku tak ‘kan perduli
Ku tak sanggup lagi
Jalani cinta denganmu
Biarkan ku sendiri
Tanpa bayang-bayangmu lagi
Ku tak sanggup lagi
Mulai kini semua
Terserah…
Hou u u u u u uuu…
download
Hari ini, aku udah menetapkan keputusan yang besar. mungkin lagu ini bisa mewakili apa yang aku rasain sekarang. Thanks Glenn
Memahami Cinta (II)
19 December, 2008Kita sudah membahas tipe orang berdasarkan cara pendekatan yang dilakukannya. Udah dibahas di blogku sebelumnya
Memahami Cinta (I)
Sekarang nih, seandainya kita menjadi seseorang yang diincar, cewek atau cowok. Katanya kan sekarang cewek ataupun cowok boleh-boleh saja mengungkapkan perasaannya duluan. Walaupun aku sendiri lebih suka kalo cowok yang ngungkapin duluan.hmm…
Seandainya sekarang ada orang yang sering bergaul dengan kamu, bagaimana cara kamu tahu apa yang dirasakannya ke kamu??apa dia suka sebagai teman atau berharap lebih..
hmmm.. susah juga ya..
Takutnya kalo kamu asal menduga, ntar hasilnya malu-maluin banget
saya duga ini..
saya duga itu..
jadi inget cara ngomong seorang dosen,hehehe..
Back to topic, kamu bisa saja tau apakah seseorang menyukai kamu dengan cara mereka bergaul dengan kamu, kalo dia suka nelpon, suka sms nanyain kabar, suka makan bareng, antar-jemput lalalala…
Kemungkinan dia suka sama kamu kalo kayak gitu, emang untuk tipe orang yang ‘perhatian’, kita dengan gampang bisa mendeteksinya. Jangankan kamu, orang-orang di sekitar kamu pun akan tau dengan hal tersebut.
Yang agak sulit itu mendeteksi tipe orang yang ‘kontroversial’. Bisa saja dia emang ga suka sama kamu atau suka tapi dengan cara yang kamu anggap tidak menyenagkan.
Jangan melihat rajutan dari bawah, karena dari bawah hasilnya akan terlihat buruk. coba lah untuk beralih memandangnya dari atas dan kamu akan melihat keindahan
Maksudnya kalo ada cowok atau cewek yang bertindak tidak menyenangkan padamu, cobalah untuk sabar dan memahami. Mungkin dia ingin menarik perhatianmu dan membuatmu penasaran.
Untuk tipe orang yang ‘biasa’, sebaiknya tindakan yang kamu lakukan adalah follow the flow. sabar..
Anggap saja dia temen biasa, biarkan dia mengumpulkan keberaniannya. Susah sih emang, tapi cobalah
***
Kadang kita menyukai seseorang. kita melakukan hal-hal tertentu agar dia tau kalo kita suka padanya. Kadang cinta kita bertepuk sebelah tangan. Emang merasa sakit dan kehilangan adalah wajar. Namun ingatlah
Apabila cinta tidak berhasil..lepaskan dirimu..biarkan hatimu kembali melepaskan sayapnya dan terbang ke alam bebas lagi. Ingatlah..bahwa kamu mungkin menemukan cinta dan kehilangan cinta..tapi ketika cinta itu mati..kamu tidak perlu mati bersamanya..
Temenku pernah bilang seperti ini
Don’t die yet.. Many people need ur love more than her.. And many people need to love u, more than her…
Pokoknya kita harus berjuang, ok!
Memahami Cinta (I)
18 December, 2008Kalo kita sedang jatuh cinta, katanya dunia serasa indah banget. Dunia jadi cuma milik berdua
Kata-kata klasik yang sering kita denger dari orang-orang. Bisa bener, bisa juga nggak. Tergantung bagaimana tipe orang yang kita suka, atau bahkan cara kita menyukai pasangan kita juga.

Contohnya, ada tipe orang yang akan menjadi sangat ‘perhatian’ ketika dia menyukai seseorang, suka sms meskipun ga penting,waktu nelpon nya sudah terjadwal, suka nganterin dan sebagainya.
Ada yang bertindak ‘biasa’ ketika dia menyukai seseorang, tenang kayak ga ada perasaan apa-apa antara dia ke sang pasangan, pura-pura ga ngerasain apa-apa, padahal di dalam hati mengharap berbeda. Ada juga yang bertindak ‘kontroversial’, ketika dia menyukai seseorang, dia akan membuat dirinya menyebalkan di mata pasangannya. Dia mungkin punya alasan pribadi atau bisa juga tanpa alasan, Loh kok bisa??kan kata orang
Untuk mencintai seseorang kan tidak butuh alasan
begitu pula untuk mengekspresikan rasa suka itu, wajar ada berbagai macam cara yang dilakukan seseorang. Aku coba membagi tipe orang mencintai pasangannya berdasarkan cara pendekatan yang dilakukannya.
- Ke semua cara tersebut punya dampak positif dan negatifnya masing-masing. Kalo kita terlalu perhatian dengan seseorang, bisa saja sang pasangan seneng banget dengan perhatian yang diberikan, tapi bisa juga ‘ill feel’. Melakukan perbuatan yang sama beulang-ulang kadang membuat pasangan menjadi bosan dan akhirnya menjauh karena merasa terlalu diawasi, dikit-dikit nanya.
- Untuk tipe yang biasa, perilaku tersebut akan membuat kita nyaman dengan apa yang terjadi, kita ga bakal digosipin yang ngga2. kita pun sama sekali ga punya kewajiban nelpon tiap hari dan ngmong bla..bla..bla.. ga jelas. Filosofi nya adalah diam-diam menghanyutkan. Tapi perilaku seperti bisa menyebabkan pasangan kita bingung, mungkin pikirannya akan berdengung, “Apa bener dia suka dengan aku??”. Mungkin dia bukan tipe perasa yang sensitif. Hal ini pun dapat membuat sang ‘incaran’ sama sekali tidak terkesan. Bisa dibilang tipe ini adalah tipe CINTA DALAM HATI.
- Untuk tipe yang ‘kontroversial’. Dengan menggunakan metode-metode tertentu, kita bisa membuat pasangan kita penasaran dengan perilaku kita. Contoh nya adalah Edward Cullen pada film Twilight atau seperti Sinichi Kudo pada kartun Detective Conan. Namun untuk pasangan yang memiliki rasa ingin tahu yang rendah, tindakan seperti ini akan membuat si ‘dia’ menjauh dari kita, menganggap kalo kita menyebalkan.
Jadi, ketika lawan jenis kamu menyukai seseorang coba perhatikan dia tipe yang seperti apa, baru kamu pikirkan apa yang harus kamu lakukan untuk mendekatinya. Kita pasti sering melihat bagaimana orang-orang mendekati pasangannya. Bisa saja kita akan berubah menjadi fleksibel tergantung wanita atau pria yang kita suka. Pertama kita bersikap biasa, lalu kontroversial, kemudian menjadi sangat perhatian. Orang akan berpikir berbeda tergantung pemikirannya masing-masing.
Andai Dia Tahu
15 November, 2008Semarang, 13 november 2000, tengah malam (tepatnya 00.00 dini hari) Kriiiiiing !!!!!! deru telepon memecah hening. “Met ultah yaae….” Suara yang asing ditelingaku memulai awal dari segalanya. Tepatnya setahun yang lalu. * * *
Semarang, 13 November 2001 (dalam sebuah kamar) Bulan masih bertengger didahan malam. Bintangpun masih setia jadi punggawa. Malam ini, setahun yang lalu, sosok tegap penuh kharisma itu mulai masuk dalam lingkaran hidupku. Tatapan teduh matanya, mampu meneduhkan keringnya hatiku. Lembut suaranya, menyentuh segenap sepiku. Sejak saat itu bayangan wajahnya mengganggu konsentrasi otakku. Aku masih tak dapat menutup kelopak mata ini. Kenapa dan mengapa, hanya dua kata itu yang memenuhi ruang benakku. Memang, kesempatan seperti awan, dia terus saja berlari dan entah kapan akan singgah kembali. Yang pasti, sesal masih mendengung diotakku. Kenapa aku tak gunakan kesempatan itu? Mengapa semua ini mesti terjadi? Zamrud, Arjuna yang kutemukan secara tak terduga ditempat yang bisa diduga. Sejak kerjasama antar organisasi itu, aku mulai terseret arus.
Senyumnya, membuka pintu gerbang hatiku yang berkarat. Kharismanya, mematri relung jantungku. Kesibukan, aktivitas dan tetek bengeknya membuatku tenggelam. Telfon pertamaku padanya untuk membahas proposal. Telfon keduaku padanya untuk membuat time schedule. Telfon ketigaku untuk sebuah birokrasi. Selesai. Namun, ada yang aneh saat tanganku tak menyentuh tombol-tombol nomor telfonnya.
Suara lembutnya yang begitu tenang dan mampu memecah segala ketegangan membuat rindu gendang telingaku untuk mendengarnya lagi. Hingga……, telfon keempatku untuk sebuah perbincangan.
“Kuharap kamu telfon lagi” manis sekali kalimat itu meluncur dari bibir Zamrud, membuat sukma seorang Safir melayang. Aku mulai ragu, ada apa dibalik kalimat itu? Hari mulai merambah minggu. Kita dekat, kita saling bertukar kisah. Minggupun menggandeng bulan. Kita semakin suka menghabiskan waktu bersama. Bulan – bulan itupun membawa suatu penantian. Aku tak tahu apakah ini harapan atau khayalan. Namun, salahkah aku mengharap jika telfonku selalu ditunggunya? Salahkah aku mengharap jika emailnya selalu ada dalam inboxku? Salahkah aku mengharap jika dia tak lupa menjawab salam-salamku? Dan salahkah aku mengharap jika dia selalu rajin menawarkan antar jemputnya di setiap kegiatanku? Tapi, satu yang membuat bimbang memahkotaiku, mengapa begitu baiknya dia pada setiap hawa? Mengapa juga begitu sibuknya
dia jika aku ingin dia singgah dirumahku? Dan mengapa pula dia selalu menjawab “ Bagiku tak masalah siapa yang telfon, yang penting kita berdua bisa ngobrol” ketika kuingin dia memutar angka-angka nomor telfonku. Bimbang. Ragu. Bingung. Membuat satu adonan pertanyaan besar. Aku sadar, begitu sulit tuk menggapai wangi tubuhmu, diantara kupu-kupu yang siap hinggap dihatimu. Namun kutahu kutakmampu tuk ungkapkan isi hatiku padamu. Biarlah cintaku membeku dan terkubur bersama berlalunya waktu. Satu yang masih lekat dalam piringan memoriku. Saat kau peluk erat aku, eraaat sekali. Aku diam. Menikmati detik-detik itu dengan iringan air mata perpisahan. Teduh matanya terasa ukirkan makna yang dalam. Tajam sekali. Seolah ingin ungkapkan sesuatau yang tak tersampaikan. Entah……, mungkin hanya pradugaku saja.
Waktu terlalu cepat membawanya ke London, sampai bibirnyapun tak sempat ucapkan kata selamat tinggal padaku. Masih rapi tersimpan kartu ucapan perpisahan itu dengan cover mawar merah kesukaanku, mewakili kata hatimu yang semakin membawaku bertanya dalam ketidakpastian dan kehilangan. Saat itu ingin sekali kubisikkan kata ‘ aku sayang kamu’ tapi….,
ah, sudahlah. Akan kuprasastikan saja kenangn tentangmu, menjadi museum yang abadi di sukmaku. Berbingkai ragu selamanya. Entah kini engkau bagaimana. Andai dia tahu. Pukul 12 malam lebih, tak ada dering telfon seperti tahun lalu. Penantian yang panjang berakhir jua. * * * Di belahan bumi yang lain. London, 14 November 2001 (ditengah keheningan angin subuh) Harusnya beberapa jam yuang lalu kutelfon seorang bidadari. Yah, Safir, dia berulang tahun kemarin. Seuntai mawar merah yang maniiiis sekali, membawa kumbang-kumbang untuk mendekat padanya. Harumnya mengisi jiwaku sejak setahun yang lalu sampai detik ini. Ah, tetapi, begitu banyak pula arjuna-arjuna yang hendak menerkammu, membuatku ragu,
apakah aku mampu menjadi nahkoda bagi kemudimu? Apakah aku bisa menjadi ksatria pemenang sayembara? Dan apakah aku pantas melengkapi sebelah sayapmu tuk melintasi buana berdua? Aku tak tahu mengapa engkau bisa membuatku berdegup kencang dengan senyummu. Senyum yang mungkin bukan hanya untukku. Aku juga tak mengerti mengapa engkau mampu membuat keringat dinginku bertetesan saat aku harus bertumpu dengan tatapanmu. Tatapan lentik yang selalu segar dan ceria. Andai kamu tahu. Aku ingin menjadi bintang dijiwamu, penerang bagi hidupmu. Satu yang pasti, akan kuukir indah nama kita dalam kanvas ingatanku. Zamrud dan Safir. Harusnya, dua batu permata ini bersatu menghias liontin kasih. Tapi, apakah kamu tahu yang aku rasakan Safir. Memang, cinta adalah saat kulihat kamu tersenyum tanpa beban dan sayang adalah saat kutatap matamu. Safir, kau begitu indah, hingga teramat sayang diriku untuk menjamahmu, membuatku kecewa dengan segala kekuranganku. Atau mungkin kau begitu dingin hingga tak mengerti arti tatapan mataku saat perpisahan itu. Atau mungkin diammu yang telah menjawab, hingga membuatku takut untuk mendengar merdu suaramu lagi. Biarlah, kenangan tentangmu begini adanya. Indah, seindah mawar merah ini, yang harumnya memberi sejuk. Dan kupastikan kau tetap menjadi Safir dihatiku, yang kilaunya abadi. Andai kamu tahu Safir. Ah, andai dia tahu Tuhan. * * Bilakah dia tahu apa yang kurasakan Semenjak hari itu hati ini miliknya Mungkinkah dia jatuh hati seperti apa yang kurasa Mungkinkah dia jatuh cinta seperti apa yang kudamba Oh Tuhan yakinkan dia tuk jatuh cinta hanya untukku Andai Dia Tahu * * *
Yang Membuat Aku Besar
12 November, 2008Dengan perasaan bangga, saya dan Karen dijadikan “Tokoh Orangtua” untuk sehari di kelas taman kanak-kanak Michael, anak lelaki kami. Ia mengajak kami berkeliling kelas, berkenalan dengan semua temannya. Kami ikut dalam aktivitas mereka, memotong dan menggunting lalu merekatkan, begitu pula menjahit; lumayan lama juga kami ikut bermain-main di bak pasir. Bukan main ramainya!
“Ayo, sekarang duduk membentuk lingkaran!” seru ibu guru. “Kita akan bercerita.”
Karena tidak ingin kelihatan aneh di mata anak-anak, saya dan Karen ikut “membentuk lingkaran” bersama teman-teman baru kami. Setelah selesai menuturkan cerita tentang “besar”, ibu guru bertanya kepada anak-anak yang asyik mendengarkan selama ia bercerita, “Apa yang membuat kalian merasa besar?”
“Serangga membuat aku merasa besar,” teriak salah seorang anak.
“Semut,” seru anak lainnya.
“Nyamuk,” kata seorang anak lagi.
Ibu guru agak kewalahan menghadapi anak-anak yang berebutan menjawab. Untuk mengatasinya, ia memanggil anak-anak yang mengacungkan tangan. Sambil menunjuk seoran ganak perempuan, ia bertanya, “Ya, sayang, apa yang membuatmu merasa besar?”
“Ibuku,” begitulah jawab anak itu.
“Bagaimana ibumu membuatmu merasa besar?” tanya bu guru dengan heran.
“Gampang saja,” kata anak perempuan itu. “Bila ia memelukku dan bilang aku sayang padamu, Jessica!”
TOP 12 Kalimat Dari Cewek Kala Menolak Cinta Cowok!!
5 November, 2008Berikut 12 kalimat yang diucapkan cewek ketika menolak cinta seorang cowok dan kata hatinya (dalam Kurung)
1. Kamu sudah kuanggap sebagai kakak.
( Lu mengingatkan gue pada kakek gue)
2. Beda usia kita terlalu jauh.
(Tampang lu tua banget sih, kan kasian gue yg imut ini)
3. Aku tidak tertarik padamu bukan karena
penampilanmu.
( Lu cowok terjelek yang pernah gue
kenal)
4. Hidupku sedang kacau sekarang.
(Gue gak ingin elu tau teman-teman kencan gue yang lain
5. Aku sudah punya pacar.
(Abis lu masih kalah keren sih dibandingin cowok gue)
6. Bukan karena kamu kok, tapi aku.
(Sebenarnya sih gara-gara elu )
7. Aku ingin berkonsentrasi pada karir.
(Walaupun kerjaan gue kadang bosenin, tapi masih mendinglah timbang berkencan dengan elu yang ga oke ini )
8. Aku masih ingin sendiri.
( Lu cowok paling menyebalkan, norak, kampungan ! )
9.Kita berteman aja ya.
(Agar lu tau aja betapa banyaknya cowok yang mau ama gue)
10. Sepertinya kita kurang serasi.
( Elu harusnya punya mobil BMW/ Mercedez baru bisa jalan ama gue, ya minimal punya bokap lu ga pa2 dah ! )
11. Saat ini belum, mungkin nanti.
(Duit elusekarang masih sedikit, makanya cari dulu uang, baru gue pikirin lagi, itu juga kalo gue blum punya cowok lho nanti, tapi kayaknya kok susyeh yah abis gue kan cute !)
12. Maaf yah, bukannya gag mau, tapi kalo kita pacaran pasti kamu sering bete sama aku, aku tuh orangnya cuek, gag perhatian, bla bla bla…
(cuek gara2 sibuk sama gebetan yang lain, yang jelas jelas lebih ganteng dari elo)
-dari http://36302259.blog.friendster.com/2008/10
Humor soal cinta : Wanita Sempurna
5 November, 2008Ini kisah perjumpaan dua orang sahabat yang sudah puluhan tahun terpisahkan hidupnya. Mereka kangen-kangenan, ngobrol ramai sambil minum kopi di sebuah kafe. Awalnya topik yang dibicarakan adalah soal-soal nostalgia zaman sekolah dulu, namun pada akhirnya menyangkut kehidupan mereka
sekarang ini.
“Ngomong-ngomong, mengapa sampai sekarang kamu belum juga menikah?” ujar seorang kepada temannya yang sampai sekarang membujang. “Sejujurnya sampai saat ini saya terus mencari wanita yang sempurna. Itulah sebabnya saya masih melajang. Dulu di Bandung, saya berjumpa dengan seorang gadis cantik yang amat pintar. Saya pikir ini adalah wanita ideal yang cocok untuk menjadi istriku. Namun ternyata di masa pacaran ketahuan bahwa ia sangat sombong. Hubungan kami putus sampai di situ.
“Di Jakarta, saya ketemu seorang wanita rupawan yang ramah dan dermawan. Pada perjumpaan pertama, aku kasmaran. Hatiku berdesir kencang, inilah wanita idealku. Namun ternyata belakangan saya ketahui, ia banyak tingkah dan tidak bertanggung jawab.
“Saya terus berupaya mencari. Namun selalu saya temukan kelemahan dan kekurangan pada wanita yang saya taksir. Sampai pada suatu hari, saya bersua wanita ideal yang selama ini saya dambakan. Ia demikian cantik, pintar, baik hati, dermawan, dan suka humor. Saya pikir, inilah pendamping hidup yang dikirim Tuhan.”
“Lantas,” sergah temannya yang dari tadi tekun mendengarkan, “Apa yang terjadi? Mengapa kau tidak segera meminangnya?” Yang ditanya diam sejenak. Suasana hening.
Akhirnya dengan suara lirih, sang bujangan menjawab, “Baru belakangan aku ketahui bahwa ia juga sedang mencari pria yang sempurna.”
Posted by Andri Haryono
Posted by Andri Haryono
Posted by Andri Haryono 