SCRIPT TECHNOLOGY 17 Maret, 2008
Posted by Andri Haryono in organisasi.2 comments
Announcer : Andri ditemani Dew2
Scriptwriter Produser : Hariadi Aji
Tema : Alat Bedah berdasar IT
Waktu : Senin, 17 Maret 2007, 13.30 - 14.30
| +- Menit | On air |
| 0 | Jingle |
| 1 | Perkenalan orang, keadaan, pendahuluan materi technolgytag line RK, frekuensi RK, alamat streaming RK.Teknis dan Dew2 memperkenalkan diri, keadaan sekitar, di dalem RK, bagaimana keadaan cuaca hari ini, , salam untuk orang2 KBL, salam untuk orang2 comlabs (insya Alloh bakalan dinyalain di tempat hotspot),
Lalu mulai ngasih gambaran besar tentang materi hari ini, bikin orang penasaran, tentang. Apa apa yang akan kita bahas : bedah dan alat bedah |
| 5 | Lagu lagu (2 sampai 3) + Jingle |
| 18 | Materi pertama (lamanya +_1 background music ajah !!!)Panasin keadaan dulu dengan ngasih tau judul lagu, inget2 tadi udah ngomongin apa di sesi menit1.Kemajuan teknologi medis. Bedah Syaraf, menggunakan neuronavigator |
| 24 | Lagu (2 sampai 3) + Jingle |
| 36 | Materi kedua (lamanya 2 background music)Panasin keadaan dulu dengan ngasih tau judul lagu, inget2 tadi udah ngomongin apa di sesi menit18.
Teknologi saja tidak cukup. Untuk operasi yang sukses perlu juga keterampilan si dokter bedah
|
| 42 | Lagu (2 sampai 3) + Jingle |
| 54 | Materi ketiga Panasin keadaan dulu dengan ngasih tau judul lagu, inget2 tadi udah ngomongin apa di sesi menit18.
Alat alat teknologi penunjang medis
|
Menit 1
Kita ngebahas tentang teknologi di bidang medic. Dari zaman dahulu ditemukannya pengobatan medis melalui ramuan, obat-obatan, tusuk jarum, bekam, sekarang teknik pembedahan adalah teknik pengobatan yang cukup terkenal. Dengan bedah manusia bisa diperbaiki kesalahannya. Misalnya organ dalam tubuh yang robek karena keelakaan, sekarang tubuh manusia dibuka, dibedah terus organ tubuh yang robeknya dijait lagi dan dengan sendirinya luka akan menutup.
Menit 18
Teknologi Informasi untuk Membantu Operasi Bedah Syaraf
Pada dekade terakhir, tindakan bedah saraf dengan computer-assisted image-guided (neuronavigation) telah dikembangkan untuk membantu ahli bedah saraf melakukan tindakan operasi lebih aman. Neuronavigation memungkinkan para ahli bedah saraf mengetahui lokasi lesi/tumor secara lebih akurat, dengan cara menentukan besarnya lesi/tumor dan menentukan teknik operasi yang tepat untuk mendekati lesi/tumor tersebut. Saat ini telah tersedia sistem navigasi berbentuk frame-based atau frameless berdasarkan pada teknik perbedaan posisi lesi/tumor sebagai titik poin dengan memakai integrated poin optik atau sistem elektromagnetik.
Menit 36
Disinilah kemahiran ahli bedah saraf dalam menggabungkan teknologi informasi dan teknik operasi diperlukan. Seorang ahli bedah saraf harus bisa menentukan jenis alat pencitraan yang mana yang diperlukan untuk membantu navigasi saat dilakukan operasi. Diantara mereka ada yang menggunakan sistem navigasi berdasarkan data pencitraan yang diambil sebelum dilakukan operasi, lalu ada pula yang menggunakan 3D ultrasonografi yang dapat digunakan real time pada saat operasi berlangsung. Bila data diambil sebelum dilakukan operasi, maka hasil pencitraan ini akan bermanfaat pada saat menentukan petanda lokasi tumor sebelum dilakukan reseksi (pengambilan tumor) dengan cara membuat garis disekitar batas tumor dengan bantuan pena khusus yang dapat memancarkan sinyal lalu titik posisi pena tersebut ditransmisikan dan diproyeksikan dalam gambar yang sudah ada .
Gambar. 2: Pencitraan 3D CT scan memberikan gambaran detail struktur anatomi, lesi, tumor.
Teknologi informatika telah banyak memberikan kontribusi dalam dunia kedokteran umumnya dan khususnya bagi bedah saraf. Akan tetapi, tidaklah bisa dipungkiri pula bahwa keberhasilan operasi tidak melulu bergantung terhadap alat penunjang, tapi juga keterampilan seorang ahli bedah saraf saat menggunakan jari-jari tangannya untuk menolong penderita, adalah merupakan kunci keberhasilan saat operasi. “chirurgia = hand work = General surgery and micro-chirurgia = finger work = neurosurgery” (Takanori Fukushima,MD)
Menit 54
Dunia perbedahan sekarang sudah didukung teknologi yang sangat luar biasa. Dari pertama kali dunia perbedahan ditemukan sekitar tahun 1500an, sekarang fasilitas2 teknologi sangat mendukung perbedahan ini. Dari alat :
1. ECG (Electrocardiograph), untuk memantau detak jantung. Dahulu pengeobatan tradisional adalah dengan merasakan detak jantung di nadi dengan tangan dokter, Jadi si dokter harus mempunyai rasa yang sangat sensitive dalam menganalisa detak. Tetapi sekarang dengan ECG semua bisa dilihat, tekanan darah pula
2. MRI untuk melihat gelombang otak
3. Untuk mengetahui kadar unsure dalam darah Hb, CO, albumin, dll
4. dll
www.beritaiptek.com